Cari artikel disini

Senin, 20 November 2017

Tugas siskom 21-11-2017


NAMA  :Mohamad Syafi’i

KELAS    :10 TKJ REG

NO          :18

 

                SOAL!!!

1.Apakah yang dimaksud dengan relasi logic?
2. Sebutkan fungsi dasar relasi logic!
3. Berikan contoh operator logic!
4. Sebutkan aturan – aturan dalam operator logic!
5. Sebutkan jenis – jenis gerbang dasar logika!
6. Bagaimanakah cara penjumlahan bilangann decimal?
7. Bagaimanakah langkah – langkah penjumlahan bilangan octal?
8. Bagaimanakah langkah – langkah perkalian bilangan octal?
9. Bagaimanakah langkah – langkah penjumlahan bilangan hexadecimal?
10. Bagaimanakah langkah – langkah perkalian bilangan hexadecimal?
11. Apakah fungsi ALU?
12. Sebutkan tiga jenis adder!
13. Sebutkan dua terminal half adder!
14. Apakah yang dimaksud dengan half adder?
15. Apakah fungsi dari rangkaian full adder?
16. Gambarlah rangkaian dan tabel kebenaran half adder!
17. Gambarlah rangkaian dan tabel kebenaran full adder!
18. Bandingkan tentang Rangkaian full adder dan rangkaian Half Adder !
19. Jelaskan apa yang dimaksud dengan summary out dan Caary out pada rangkaian full adder?

 

 

--------------------------------------------JAWABAN-------------------------------------------

 

 

 

1.      Relasi logik adalah informasi dalam bentuk sinyal 0 dan 1 yang digunakan untuk   membandingkan dua buah nilai dan saling memberikan kemungkinan hubungan secara logik, 0 berarti salah dan 1 berarti benar.

2.      Fungsi dasar relasi logik adalah fungsi AND, OR, dan Fungsi NOT.

3.      1) Operator Aritmatika

     Digunakan untuk melakukan operasi matematika

 2)Operator Relasi/Hubungan

     Digunakan untuk membandingkan dua buah nilai

 3)Operator Logika

     Digunakan untuk menghubungkan dua buah ungkapan kondisi menjadi sebuah

     ungkapan kondisi

4.      Aturan –aturan dalam logika sebagai berikut.

1. Suatu keadaan tidak dapat dalam keduanya benar dan salah sekaligus.

2. Masing-masing adalah benar/salah.

3.Suatu keadaan disebut benar bila tidak salah

5.      Gerbang AND,OR,NOT.

6.      1) Digit-digit dan bilangan-bilangan desimal dijumlahkan satu per satu mulai posisi kolom paling kanan.

2)  Bila hasil penjumlahan antar kolom melebihi nilai 9, maka dikurangi dengan nilai 10 untuk disimpan ke penjumlahan kolom berikutnya

7.      1) Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.

 2) Ubah dan hasil desimal ke oktal.

3) Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.

4) Jika hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri daridua digit, maka digit paling kiri merupakansimpan untuk penjumlahan kolom selanjutnya.

8.      1) Kalikan masing-masing kolom secara desimal.

2) Ubah dari hasil desimal ke oktal.

3) Tuliskan hasil daridigit paling kanan dan hasil oktal.

4) Jika hasil perkalian tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit paling kiri merupakan simpanan untuk dijumlahkan pada hasil perkalian kolom selanjutnya.

9.      1) Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.

2) Ubah dari hasil desimal ke heksadesimal.

3) Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil heksadesimal.

4) Jika hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri daridua digit, maka digit paling kiri merupakansimpanan untuk penjumlahan kolom selanjutnya.

10.  1) Kalikan masing-masing kolom secara desimal.

2) Ubah dari hasil desimal ke oktal.

3) Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.

4) Jika hasil perkalian tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit paling kiri merupakan simpanan untuk dijumlahkan pada hasil perkalian kolom selanjutnya.

11.  ALU berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmetika dan logika. Contoh operasi aritmetika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR.

12.  Half adder, Full adder, Parallel adder.

13.  Rangkaian Half Adder memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner dan 2 terminal output, yaitu summary out (SUM) dan carry out (CARRY).

14.  Half adder adalah suatu rangkaian penjumlahan sistem bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1 bit saja.

15.  Full adder berfungsi untuk melakukan perhitungan penjumlahan penuhdari dua buah bilangan biner yang masing-masing terdiri dari satu bit.

 

 

 

 

 



16.  

 

 

 

 

17.  

 

18.   Perbedaan rangkaian half adder dengan full adde

Half Adder = Operasi penjumlahan data bilangan biner hanya sampai 1 bit.

                           Memiliki dua terminal input dan dua terminal output.

Full Adder = Operasi penjumlahan data bilangan biner dapat lebih dari 1 bit.

                          Memiliki tiga terminal input dan dua terminal output.

19.   –carry out  kelebihan hasil yang berimbas pada hasil berikutnya.

-Summary out hasil penjumlahan pada position.

 

 

 

Senin, 16 Oktober 2017

Tugas pak Krisna 17 Oktober 2017

Nama : Mohamad Syafi’i
No.Ab : 18
Kelas : X TKJ Reguler

Apakah yang dimaksud dengan relasi logic?
Sebutkan fungsi dasar relasi logic!
Berikan contoh operator logic!
Gambarkan simbol-simbol fungsi dasar logika!
Sebutkan aturan – aturan dalam operator logic!
Sebutkan jenis – jenis gerbang dasar logika!
Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Operasi Logik?
Jelaskan Aturan-aturan logika!
Jelaskan contoh penggunaan operator logika!
Gambarlah tabel operator-operator logika?
Jelaskan tentang nilai logika!

JAWABAN !
Relasi logic adalah informasi dalam bentuk sinyal 0 dan 1 yang digunakan untuk membandingkan dua buah nilai dan saling memberikan kemungkinan hubungan secara logic, 0 berarti salah 1 berarti benar.

Fungsi dasar relasi logic adalah fungsi AND, OR, dan fungsi NOT .


Package Logika;
/**
 *
  * @author Wiwit Agus Triyanto <http://www.atwiwit.net>
 */
public class OperatorLogika {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Operasi AND:");
        System.out.println("true && true   = " + (true && true));
      System.out.println("true && false  = " + (true && false));
    System.out.println("false && true  = " + (false && true));
    System.out.println("false && false = " + (false && false));
        System.out.println("\nOperasi NOT:");
      System.out.println("!true          = " + (!true));
        System.out.println("!false         = " + (!false));
    }
}

Simbol
Keterangan

=
Sama dengan

<>
Tidak sama dengan

>
Lebih dari

<
Kurang dari

>=
Lebih dari sama dengan

<=
Kurang dari sama dengan


a. Suatu keadaan tidak dapat dalam keduanya benar dan salah sekaligus.
b. Masing-masing adalah benar/salah.
c. Suatu keadaan disebut benar bila tidak salah.

a. Gerbang AND
b. Gerbang OR
c. Gerbang NOT.

 Operasi logik adalah operasi yang digunakan untuk membandingkan dua buah nilai logik.

a. Jika kedua nilai variabel == maka TRUE
b. Jika kedua nilai variabel != maka FALSE

Operator logika Sama Dengan (=)
 Penggunaan operator logika sama dengan (=) mengandung arti bahwa antara data yang ada dengan kriteria yang dimasukkan sesuai dengan penyataan logika (cocok).
Operator logika lebih besar (>)
Penggunaan operator logika ini mengandung arti bahwa antara data yang ada pasti lebih besar dari kriteria data yang dimasukkan.
Operator logika lebih Kecil (<)
Penggunaan operator logika ini mengandung arti bahwa antara data yang ada pasti lebih kecil dari kriteria data yang dimasukkan.
Operator logika lebih besar Sama Dengan (>=)
Penggunaan operator logika ini mengandung arti bahwa antara data yang ada sama besar atau lebih besar dari kriteria data yang dimasukkan.
Operator logika lebih kecil Sama Dengan (<=)
Penggunaan operator logika ini mengandung arti bahwa antara data yang ada sama kecil atau lebih kecil dari kriteria data yang dimasukkan.
Operator logika tidak sama dengan (<>)
Penggunaan operator logika ini mengandung arti bahwa antara data yang ada tidam sama dengan kriteria data yang dimasukkan.


Operator
Keterangan

&&
Operasi logika AND

||
Operasi logika OR

!
Operasi logika NOT


Nilai logika adalah nilai benar atau salah.

Selasa, 19 September 2017

Tugas pak Krisna tanggal 19 September 2017

Nama : MOHAMAD SYAFI'I
No.Ab : 17
Kelas : X TKJ Reguler

Sebutkan system bilangan yang digunakan dalam pengoperasian suatu mesin digital !

Bilangan Desimal
Bilangan Biner
Bilangan Hexadesimal
Bilangan Oktal
Bilangan ascii

Apakah yang disebut dengan radix ?

Radix adalah maksimum angka/simbol yang digunakan dalam sistem bilangan.

Berapakah basis yang digunakan dalam system bilangan decimal ?

Dalam system bilangan decimal menggunakan 10 basis.

Apakah yang dimaksud Absolut Value ?

Absolut Value adalah Nilai Mutlak dari masing-masing digit bilangan.

Apa yang kamu ketahui tentang Bilangan Biner ?

Bilangan Biner adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1.

Apa yang dimaksud dengan BCD, BCH dan ASCII ?

BCD adalah bilangan desimal pada setiap tempat yang dapat terdiri dari 10 bilangan yang berbeda-beda.
BCH adalah bilangan heksadesimal pada setiap tempat yang dapat terdiri dari bilangan ynag berbeda-beda (angka dan huruf).
ASCII adalah suatu standar internasional dalam kode haruf dan simbol. Kode ACII ini digunakan untuk mewakili karakter-karakter angka maupun huruf didalam komputer.
Buatlah contoh soal dan jawaban mengenai BCD, BCH dan ASCII ?
a. Berapa BCD 8421 dari (7289)10 ?
Jawab :

7 = 0111
2 = 0010
8 = 1000
9 = 1001

Jadi, BCD 8421 dari 7289 = 0111 0010 1000 1001

b. Berapa BCD dari (1001)10 ?
Jawab :

1 = 0001
0 = 0000
0 = 0000
1 = 0001

Jadi, 1001 = 0001 0000 0000 0001